Selamat datang diblog saya ( Welcome to my blog)
Showing posts with label Perakitan Komputer. Show all posts
Showing posts with label Perakitan Komputer. Show all posts

Thursday, 23 March 2017

Perencanaan dan pembuatan jadwal Perawatan Komputer

Pada beberapa kasus, kita memperbaiki komuter yang rusak karena tidak
adanya perawatan berkala yang dilakukan. Dalam dunia bisnis, perawatan ini
akan menambah nilai jual komputer Atau notebook karena sistem dan
hardwarenya masih berjalan dengan baik.
Membiasakan perawatan secara berkala menjadi sangat penting bagi kita yang
terbiasa menggunakan dan mengelola komputer. Perawatan pada Komputer
hendaknya dilakukan secara berkala, dengan melihat data-data pada kartu
perawatan. Sehingga kita tahu kondisi, keadaan, dan sesuatu hal dengan
komputer kita.Perawatan berkala memerlukan perencanaan perawatan yang
sistematis dan efisien sehingga perawatan bisa terlaksana dengan baik dan tepat
sasaran.
Berikut langkah-langkah pembuatan perencanaan perawatan:
 Inventarisasi komputer dan peralatan untuk perawatan komputer
 Membuat tabel cek list untuk komponen apa saja yang akan diperiksa
 Membuat buku log perawatan yang didalamnya terdapat histori
kerusakan dan perawatan asing-masing komputer.
 Membuat kartu perawatan untuk memudahkan proses cek dan
perbaikan.
 Membuat jadwal perawatan komputer secara berkala.

Perawatan tahunan Komputer dan Jaringan

1) System Back-up (membuat salinan/copy untuk data-data penting
perusahaan yang ada pada komputer, dan back-up copy diserahkan ke
pelanggan untuk disimpan ditempat yang aman).
2) System Optimization (defragmentasi data, membuang sampah-sampah
yang ada pada komputer, memperbaiki kesalahan setting)
3) System Rebuild (membangun dan menata ulang kembali sistem yang rusak
oleh faktor yang tidak disengaja, supaya sistem dapat bekerja kembali seperti
semula)
4) System Upgrade (menambah fungsi, memperbaharui sistem yang ada
sesuai dengan permintaan pelanggan, testing stabilitas untuk hardware dan
software sebelum pemasangan)
5) Training (pelatihan, pengarahan dan konsultasi untuk pemakai supaya dapat
mengoperasikan komputer dengan baik dan benar)
6) Pembersihan Virus (melacak dan membersihkan virus dari komputer dan
jaringan)
7) System Security (pemasangan dan perubahan password, untuk
pengamanan sistem dan data penting perusahaan dari orang luar yang tidak
berkepentingan).
8) Penyelesaian Darurat (meyediakan personil untuk segera bertindak dalam
waktu singkat, supaya sistem dapat bekerja kembali seperti semula)
9) Personil stand-by di lapangan (Bila sistem yang berjalan belum stabil,
menempatkan personil sebagai support teknis dan pemantauan kerja sitem
yang ada sampai semua masalah terselesaikan
10) Konsultasi (menyediakan konsultasi, analisa dan saran secara professional
untuk segala hal yang berhubungan dengan komputer)
11) Perawatan Hardware Komputer (merawat hardware komputer,
membersihkan komputer, mengurangi kerusakan pada hardware)
12) Mengganti barang-barang komsumtif (mengganti tinta printer, mouse,
floppy disk yang rusak, dll)

Metode perawatan aktif PC

Intensitas melakukan perawatan aktif sangatlah tergantung dari
lingkungan dan kwalitas komponen komputer. Bila lingkungan kita kotor dan
berdebu, kita harus membersihkan komputer paling tidak tiga kali dalam sebulan.
Namun untuk lingkungan kantor normal, pembersihan komputer dapat dilakukan
beberapa bulan sekali dalam setahun. Namun jika kita membuka komputer
setelah satu tahun ternyata di dalamnya telah penuh debu, ada baiknya kita
memperpendek interval pembersihan.
Tahap-tahap melakukan perawatan aktif :
Untuk hardware ,non Operating System :
 Membersihkan debu di luar dan dalam CPU serta monitor dengan
vacuum cleaner/kuas
 Membersihkan keyboard dan mouse
 Membersihkan konektor dan kontak pada konektor slot, konektor power
supply, konektor keyboard, konektor mouse dan konektor speaker.
 Sebaiknya untuk perawatan hardware dilakukan di tempat
terbuka/berfentilasi baik.
Berikut cara perawatan dari beberapa hardware pada komputer.

1) Perawatan input device
Mouse.
Untuk perawatan device ini diperlukan perlakuan khusus tergantung dari type
yang digunakan (Optical Mouse/Ball Mouse). Untuk Optical Mouse, perawatan
yang dapat dilakukan adalah :
 Pastikan tempat Mouse (Mouse Pad) menggunakan warna yang sama
atau tidak berwarnawarni misalnya hanya menggunakan warna Biru saja.
Hal ini dimaksudkan untuk mencegah mouse mouse tidak dapat
dikendalikan.
 Mouse sebaiknya diletakan pada tempat yang rata dan tidak terdapat
benjolan dsb, ini dimaksudkan agar pointer mouse tidak mergerak secara
acak.
 Sedangkan untuk mouse jenis Ball Mouse, perawatan yang dapat
dilakukan adalah sebagai berikut :
 Bersihkan bola pada bagian dalam Mouse dengan menggunakan sikat
untuk menghilangkan debu ayng terdapat pada bola yang dapat
menyebabkan pointer sulit digerakkan.
 Letakan Mouse pada tempat yang baik agar bola mudah bergerak pada
bagian dalam Mouse.

Keyboard.
Perawatan Keyboard sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai
berikut :
 Lakukan pembersihan terhadap debu yang mungkin terselip dan menjadi
tebal pada bagian bawah tombol Keyboard yang dapat menyebabkan
tombol keyboard macet dan sulit untuk ditekan. Pembersihan ini dapat
dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih dan kain atau kuas
untuk menghilangkan debu yang ada didalamnya.
 Jika Keyboard sedang tidak digunakan ada baiknya menutup Keyboard
dengan kain untuk mencegah masuknya debu atau serangga yang dapat
menimbulkan kerusakan pada Keyboard.

WebCam.
Untuk perawatan device ini dapat dilakukan beberapa tips berikut :
 Lakukan pembersihan terhadap lensa jika pada saat digunakan gambar
yang tertampil terlihat agak buram atau rusak. Bersihkan dengan
menggunakan kain dan cairan pembersih.
 Pastikan pada saat penggunaan kamera, kamera tidak berhadapan
langsung dengan cahaya yang cukup kuat seperti cahaya matahari hal ini
agar lensa kamera tidak cepat rusak dan hasil yang diperoleh akan lebih
baik.

Scanner
 Perawatan Scaner yang umumnya dilakukan adalah sebagai berikut :
Bersihkan bagian permukaan kaca Scaner dengan lap dan cairan
pembersih agar dokumen yang dicetak menghasilkan hasil yang baik.
 Letakan Scaner pada tempat yang sejuk dan kering serta terhindar dari
debu, kotoran dan serangga.

2) Perawatan output device
Monitor.
Perawatan monitor dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
 Bersihkan layar dengan lap dan cairan pembersih khusus agar layar
monitor tetap terjaga kebersihannya (LCD).
 Tutup monitor apabila sedang tidak digunakan dan jauhkan monitor dari
perangkat yang mengandung induksi magnetik sepeti HP dan speaker
(CRT).

Printer.
Perawatan Printer dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
 Tutup Printer dengan kain jika tidak digunakan.
 Bersihkan dan cegah agar debu atau remah-remah makanan tidak masuk
ke dalam Printer. Dan reset printer jika sudah lama digunakan.

Speaker.
Untuk mghasilkan keluaran suara yang baik, maka speaker perlu perawatan, dan
perawatan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
 Jauhkan Speaker dari perangkat yang memiliki gelombang radio seperti
HP yang dapat menimbulkan interferensi dan akan menghasilkan suara
yang buruk.
 Jauhkan Speaker dari pernagkat seperti monitor karena selain merusak
monitor jaga akan mempengaruhi speaker.

Metode perawatan pasif PC

Perawatan ini meliputi langkah-langkah yang biasa kita gunakan untuk
melakukan proteksi sistem terhadap lingkungan yang normal, baik secara fisik
dan elektrikal. Hal fisik meliputi temperatur yang baik, thermal stress dari power,
kontaminasi debu atau asap dan gangguan lain seperti getaran atau guncangan.
Hal elektrikal meliputi ESD (electro-static discharge)/listrik statis, kebisingan
power dan gangguan frekwensi radio.
Tahap-tahap melakukan perawatan pasif :
 Memilih lokasi untuk komputer yang bebas dari polusi udara seperti asap,
debu, kotoran dan polusi yang lain.
 Memperkecil kemungkinan terjadinya variasi suhu di dalam ruangan.
Misalnya, dengan memberi AC atau tidak menempatkan komputer dekat
jendela agar komputer tidak terkena sinar matahari secara langsung ataupun
percikan air hujan.
 Menyediakan outlet ground dari power yang sudah stabil dan bebas dari
gangguan elektris dan interferensi. Hal ini berfungsi menghindari listrik
statis.dan resiko tersengat listrik dari casing computer.
 Bila memungkinkan, jauhkan komputer Anda dari pemancar atau sumber-
sumber frekwensi radio.

Ada baiknya juga, pada fase persiapan lokasi instalasi komputer, kita bisa
memperhatikan beberapa faktor di bawah ini :
 Sediakan sirkuit (MCB) tersendiri untuk aliran listrik komputer Anda
 Sirkuit harus diperiksa dengan baik tentang low resistance ground, tegangan
yang memadai, bebas dari interferensi dan bebas dari naik turunnya
tegangan.
 Sirkuit tiga kabel harus ada. Namun bila tidak, gunakan adapter tambahan
ground untuk menyesuaikan penempatan ground pada soket dua kabel
 Untuk mengurangi resistansi, hindari pemakaian panjang kabel yang tidak
perlu. Permasalahan power low noise akan menambah resistansi sirkuit yang
mengikuti ukuran kabel dan panjangnya.
 Bila memungkinkan, sediakan power sirkuit terpisah untuk peralatan non
komputer seperti: AC, coffee maker, mesin copy, laser printer, pemanas
ruangan, vacum cleaner dan peralatan lain.

Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada Interkoneksi Antar Komputer

Jika komputer tidak dapat terhubung ke jaringan atau melihat komputer lain pada
jaringan, maka kita perlu untuk memecahkan masalah jaringan tersebut. Sebuah
jaringan tidak berfungsi/bermasalah mungkin bisa disebabkan oleh salah satu
alasan di bawah ini :
 Kartu jaringan tidak terhubung dengan baik.
 Perangkat jaringan (spt: Switch, Router, dll) tidak berfungsi dengan baik /
rusak.
 Driver kartu jaringan yang buruk atau pengaturan perangkat lunak atau
konfigurasinya tidak benar.
 Firewall mencegah komputer dari melihat satu sama lain.
 Konfigurasi / settingan software terkait jaringan.
 Pengaturan routing atau subnetting.
Beberapa pesan error pada jaringan komputer antara lain adalah :
1. “A Network Cable Is Unplugged”
Pesan ini muncul pada jaringan yang menggunakan kabel yang menandakan
bahwa kabel jaringan tidak tehubung/terpasang pada NIC.
2. “IP Address Conflict”
Pesan ini muncul jika ada dua IP address (biasanya IP address kita dengan IP
address orang lain) sehingga komputer tidak akan terhubung ke jaringan.
Masalah ini biasanya terjadi pada konfigurasi yang menggunakan IP statis
3. “The Network Path Cannot Be Found“
Pesan ini muncul karen konfigurasi TCP / IP tidak dapat diperbaharui / refresh
oleh sistem operasi. Masalah ini kadang terlihat pada komputer dengan sistem
operasi Microsoft Windows ketika mencoba untuk mengakses perangkat lain
melalui Network Neighborhood.
4. “Duplicate Name Exists on the Network“
Pesan ini muncul jika “Computer Name” yang sama antara komputer kita dengan
komputer yang lainnya dalam jaringan / subnet yang sama. Karena terdapat dua
Computer Name yang sama maka data tidak dapat terkirim ke tujuan sehingga
komputer tersebut menjadi error / tidak dapat terhubung ke jaringan.
5. “Limited or no connectivity…“
Pesan ini muncul disebabkan oleh koneksi kabel pada NIC kurang baik (jika
setting static) atau ada yang salah sehingga tidak terkoneksi ke jaringan atau
bisa juga karena DHCP server tidak ada (jika setting dynamic) atau tidak dapat
diterima oleh client kita.
6. “Destination Host Unreachable“
Pesan ini muncul saat komputer lawan / tujuan tidak dapat dijangkau atau rute
menuju IP komputer lawan tidak ditemukan. Hal ini disebabkan oleh konfigurasi
routing tidak ada atau salah atau konfigurasi subnettingnya yang salah.
7. “Request Time Out“
Pesan ini muncul karena komputer anda tidak menerima pesan ping kembali dari
komputer tujuan dalam waktu yang telah ditentukan. Hal ini biasanya karena
komputer lawan mati atau NIC-nya rusak, atau tidak terkoneksi ke jaringan.
Untuk melakukan troubleshooting / perbaikan jaringan tersebut, kita harus
memiliki pengetahuan tentang jaringan, pengalamatan, dan konfigurasinya.
Langkah untuk melakukan analisa kerusakan jaringan diantaranya sebagai
berikut :

1. Melihat / membaca / mempelajari topologi jaringan yang terpasang.
Kita harus memahami topologi jaringannya terlebih dahulu. Dari topologi
tersebut kita bisa tahu dari dan ke arah mana komputer yang bermasalah
dan yang harus kita periksa serta berapa saja pembagian IP address dan
subnettingnya. Dengan demikian pekerjaan mencari lokasi komputer yang
bermasalah akan lebih efektif.

2. Lakukan tes koneksi (ping) ke titik yang dicurigai dan ke titik lainnya
sebagai perbandingan.
Setelah kita mengetahui komputer mana yang bermasalah, maka kita
lakukan tes koneksi dengan perintah “ping” ke komputer tersebut. Selain
itu juga kita lakukan tes koneksi ke komputer lainnya apakah kondisinya
sama seperti tes terhadap komputer yang bermasalah atau tidak.

3. Analisa hasil ping tersebut dan perkirakan permasalahan ada dititik mana.
Hasilnya jika ke komputer lainnya terkoneksi dengan baik sementara ke
komputer yang dianggap bermasalah menghasilkan pesan “Request Time Out (RTO)” maka permasalahan jelas berada pada komputer tersebut
dan jaringan yang menghubungkannya.

4. Lakukan pengecekan dititik yang dicurigai baik konfignya, drivernya,
ataupun hardwarenya
Dari hasil langkah 3, maka kita bisa yakinkan masalah terdapat pada
koneksi NIC dan jaringan yang menghubungkannya. Kita coba periksa
konektornya barangkali kurang masuk atau ujung kabel satunya yang
terhubung ke switch. Jika masih tidak terkoneksi maka coba tes ping dari
komputer yang bermasalah ke dirinya sendiri dan jika tetap “RTO” maka
jelas NIC-nya yang bermaslah/rusak.

5. Hasilnya akan didapat apakah konfigurasi IP/subnetnya, install ulang
drivernya, OS-nya, atau penggantian NIC-nya.
Hasil dari pengecekan langkah 4, maka kesimpulannya adalah harus
diganti NIC-nya karena kerusakannya jelas pada NIC tersebut.

Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada printer

Berikut ini contoh kerusakan yang bisa terjadi pada salah satu perangkat output
yang paling sering ditemui.Yaitu Printer.
 Hasil cetakan bergaris atau keluar namun warna pudar
Kemungkinan penyebabnya:
1) Ada gelembung udara dalam cartridge (kemungkinan bisa disebabkan
saat penyuntikan/pengisian ulang cartridge)
2) Print head kemungkinan tersumbat oleh tinta yang kering (bisa
disebabkan karena jarang dipergunakan)
3) Print head rusak/tergores/posisi berubah karena kerusakan fisik
salah dalam pemasangan cartridge
4) Ada yang kehabisan tinta untuk warna tertentu atau semuanya
5) Salah setting printer pada komputer
Solusi:
1) Bersihkan dengan cara melakukan head cleaning selama 2-4 kali
untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di dalam cartridge
(baca manual printer sesuai dengan printernya)
2) Pasang kembali yakinkan secara benar catridenya, matikan dan
hidupkan kembali untuk meyakinakan bahwa status cartridge telah
berubah.
3) Ganti cartridge yang lama/rusak
Jaga benar jangan sampai membuka seal film bagian bawah walau
keluaran bergaris atau tak keluar sama sekali
4) Cek kembali yakinkan saat anda mencetak tidak dalam settingan
kualitas cetakan draft atau super ekonomi
5) Ganti print head lama atau yang rusak
 Hasil cetakan tak keluar sama sekali
Kemungkinan penyebabnya:
1) Banyak gelembung udara di dalam cartridge
2) Printer rusak atau tertutup bagian print head-nya
3) Label berwarna (kuning) tak dibuang
Solusi:
1) Bersihkan dengan cara melakukan head cleaning selama 2-4 kali
untuk mengeluarkan gelembung udara yang ada di dalam cartridge
(baca manual printer sesuai dengan printernya)
2) Kocok cartridge beberapa kali (3-4) sebelum memasangnya
3) Buang label pengaman supaya udara bisa mengalir untuk mencetak
secara normal
4) Jaga benar jangan sampai membuka seal film bagian bawah walau
keluaran bergaris atau tak keluar sama sekali
 Printer tak mengenali cartridge yang baru dipasang
Kemungkinan penyebabnya:
1) Cartridge tak terpasang dengan benar
2) Menyentuh chip kecil pada cartridge dengan tangan atau juga chip
tersebut kotor/basah (chip ini mudah rusak)
3) Rusaknya sebagian jalur (rangkaian pada cartridge)
Solusi:
1) Pasang kembali yakinkan secara benar catridenya, matikan dan
hidupkan kembali untuk meyakinakan bahwa setatus cartridge telah
berubah.
2) Gunakan kain bersih dan kering untuk membersihkan chip bila
chipnya memang kotor
3) Cek jalur rangkaiannnya jika ada yang rusak
 Setelah dipasang cartridge baru ada peringatan bahwa cartridge yang
terpasang tidak asli
Kemungkinan penyebabnya:
 Hal ini bisa disebabkan karena sewaktu kita mengganti cartridge
posisi printer dalam keadaan mati, sehingga memory printer masih
tetap dalam keadaan sebelumnya “tinta habis
Solusi:
 Pesan ini abaikan saja jika ada pertanyaan jawab aja “yes” atau
lalukan sesuai permintaan, kasus ini tak mempengaruhi kualitas hasil
cetakan dengan printer tersebut
 Printer tidak dapat mencetak
Pada saat proses percetakan akan dilakukan,printer dalam keadaan ON,dan
kertas telah terpasng dengan baik tetapi printer tidak mau bergerak dan
proses percetakan dinyatakan gagal. Untuk mengatasinya prosedur yang
dilakukan adalah sebagai berikut.
1) Pengetesan printer menggunakan print test page pada driver printer.
Untuk melakukan hal tersebut dapat melalui stars>>setting>>printers.
Kemudian klik kanan pada printer yang digunakan lalu pilih
properties,dalam tab general,klik tombol print test page.
2) Jika setelah tombol di tekan,printer bisa mencetak berarti tidak ada
masalah pada printer.
3) Jika tidak,berarti ada masalah pada printernya atau pada koneksi port
printernya. Cobalah pada komputer lain,jika proses percetakan
berhasil dilakukan berarti kerusakan bukan pada printernya tetapi
pada port printer tersebut.
4) Jika proses percetakan gagal berarti ada masalah pada printernya.
Untuk mengatasinya coba cek kembali printer mulai dari cartridge
sampai koneksi kabel-kabelnya.
 Printer gagal menarik kertas
Ketika mencetak menggunakan printer injek,printer tersebut tiba-tiba
mengalami gangguan yaitu tidak bisa menarik kertas sehingga proses
percetakan gagal.
Permasalan tersebut sering terjadi pada printer jenis injek. Umumnya
dikarenakan roda penggerak yang sudah mulai licin karena waktu pemakaian
yang sudah cukup lama.Bila demikian halnya,lakukan pengamplasan sendiri
dengan hati-hati pada bagian roda penariknya. Bersihkan juga roda
penggerak dari kotoran yang ada.kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah
karena tinta yang hampir habis. Terkadang bila tempat tinta sudah
kosong,maka printer tidak akan dapat mencetak dan jika di berikan perintah
percetakn akan terdengar bunyi beep yang berulang-ulang.
 Kertas pada printer macet
Ketika sedang mencetak,kertas tersangkut di dalam printer. Hal itu sering
terjadi dan meskipun proses cetak berhasil,tetapi kertas hasil cetakan
menjadi kotor.
Kertas macet pada printer yang biasanya disebut dengan paper jam dapat
terjadi karena tumpukan kertas yang terlalu tebal pada paper try printer. Atau
jenis kertas yang mudah menempel satu dengan lainnya. Dan jugabisa
disebabkan karena toller pada printer yang sudah aus.
Untuk mencegah terjadinya poper jam,dapat dilakukan dengan menbatasi
tebal tumpukan kertas sesuai dengan kapasitas yang didukung oleh
printer.Sebelum dipasang pada paper try,ada baiknya kertas dikibas-
kibaskan terlebih dahulu agar kertas tidak saling menempel.Dan hindarkan
dari debu dan sering dibersihkan.Jika paper jam sudah terjadi pada
printer,maka yang harus di lakukan adalah menekan tuas yang tersedia untuk
menetralkan roller yang menjepit kertas,kemudian secara perlahan tarik
kertas yang menyangkut pada printer.Selanjutnya,kembalikan tuas tersebut
ke posisi semula.Untuk menemukan tuas tesebut lihatlah pada buku manual
printer.
 Hasil pencetakan tidak bagus.
Masalah lain yang sering muncul adalah hasil pencetakan yang kurang bagus
atau terlihat putus-putus.Ini di sebabkan antara lain karena memang mungkin
tinta sudah habis,ataupun cartridge-nya memang kotor.
Untuk memas tikan,lepas cartridge dengan hati-hati untuk mengecek
apakahtinta sudah habis atau belum.Setelah itu lakukan pembersihan pada
mat head-nya dengan menggunakan cairan pembersih.
Caranya dengan membasahi tisu pembersih dengan cairan pembersih
tersebut,dan letakan mat head cartridge pada tisu tersebut. Dalam
melakukan hal tersebut,dibutuhkan kehati-hatian yang sangat tinggi,karena
jika tidak akan bisa berakibat fatal yaitu rusaknya cartridge.

Wednesday, 22 March 2017

Pencarian dan penyelesaian kerusakan pada keyboard

1.Keyboard error
Ketika Pertama kali booting. Komputer mengeluarkan pesan "keyboard error
checksum cmos failure press F1 to continue and delete to setup".
Solusi dan Penyebab :
 Penyebab Pertama : Connector keyboard renggang dapat menyebabkan
pesan yang tampil dilayar keyboard error.... jika keyboard/connector
digoyang maka keyboard berjalan dengan normal kembali. tetapi ini tidak
akan bertahan lama.solusinya ganti konektor keyboard atau pindah ke
Port Usb yang lain.
 Penyebab Kedua : kemungkinan juga terdapat pada kabel data keyboard
tersebut yang putus. biasanya putus pada pangkal connector pangkal
jantannya. jika sudah begini keyboard tidak akan berjalan kembali.
solusinya adalah mengukur kabel data keyboard tersebut dengan
menggunakan multimeter . jika ditemukan ada kabel yang putus, maka
ganti kabel tersebut dengan yang lain. atau anda dapat menyambung
kembali kabel yang putus tersebut.
 IC Controller yang terdapat di keyboard yang befungsi mengconvert
bahasa/code digit menjadi ASCI yang di informasikan ke keyboard sesuai
dengan tombol yang ditekan. Jika IC ini rusak. maka keyboard tidak
merespon sama sekali.solusinya adalah dengan mengganti keyboard
yang lain. sebab komponen IC ini lebih mahal dari harga keyboard itu
sendiri.
 Jika keyboard dirasakan normal dari yang disebutkan diatas,dan dicoba di
komputer lain ternyata normal,maka kemungkinan adalah putusnya power
keyboard 5v dari motherboard untuk kasus ini harus dilakukan
pengukuran dan pemeriksaan lebih lanjut pada motherboard.
2.Beberapa Tombol keyboard tidak berfungsi.
Solusi dan Penyebab :
 Kemungkinan kerusakan keyboard tersebut disebabkan oleh debu yang
menempel pada jalur penekanan karakter. solusinya adalah membuka
keyboard tersebut dan membersihkannya dengan tisu yang diberikan
alkohol hingga merata pada seluruh permukaan. oh ya didalam keyboard
terdapat jalur penekanan karakter yang tebuat dari lembaran tipis yang
diberi jalur PCB sebagai bahan dasar. terdapat tiga buah PCB. PCB atas,
PCB bawah, dan yang tengah sebagai isolator
 Kemungkinan lain jika tombol keyboard tidak berfungsi adalah jalur
penghubung antara tombol satu ketombol yang lain ada yang terputus
atau socketnya ada yang longgar. jika hal ini terjadi mungkin anda berpikir
keyboard sudah tidak dapat dipergunakan. solusinya adalah dengan
mengukur jalur PCB tombol tersebut dengan menggunakan multimeter
dan temukan dimana letak putusnya. Untuk menghubungkan jalur
tersebut gunakan tinta karbon ataupun yang lain yang bersifat logam.
goreskan /oleskan ke jalur yang putus tersebut hingga dapat terhubung
kembali dan tunggu hingga kering. atau anda dapat mengganti
tintakarbon tersebut dengan menggunakan sebuah pensil khusus yang
digunakan untuk komputer(pensil2B)
3.Respon Keyboard Terlalu Cepat
Solusi dan Penyebab :
 Saat kita mengetik keyboard kita terasa terlalu cepat merespon
penekanan tombol, sehingga tombol yang ditekan akan menghasilkan
cetakan rangkap (berulang). sebagai contoh saat kita menekan a sekali
yang muncul aa atau aaa. dengan kejadian seperti ini harus sering
menekan tombol backspace. masalah ini timbul karena keyboard sudah
lemah atau kotor pada tombol-tombolnya. sehingga ketika menekan tombol tidak langsung kembali ke semula dan akibatnya penekanan
tombol ini akan terbaca sebagai penekanan berulang. solusinya adalah
jika permasalahannya adalah kotor anda dapat membersihkan tombol-
tombol tersebut. JIka masalahnya adalah lemahnya tombol-tombol maka
anda dapat menggantinya dengan tombol-tombol yang lain. hal lain yang
menyebabkan masalah ini adalah karena setup typematic rate pada bios.
dengan periode waktu yang semakin pendek pada typematic rate ini akan
menyebabkan periode pembacaan respon menjadi lebih sering. untuk
mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengubah setting pada
setup bios dengan typematic rate yang lebih panjang atau set ke default.

Pencarian dan penyelesaian kerusakan pada mouse

1. Pointer Mouse Tidak bergerak
Masalah mouse ini bisa ditimbulkan oleh penggunaan CPU secara berlebihan
atau bisa juga karena ada aplikasi yang mengalami hang/ not responding. Untuk
mengatasi masalah ini, tunggu dan biarkan selama beberapa detik dan kemudian
lihat apakah pointer mouse sudah bisa bergerak atau belum. Tetapi jika ternyata
pointer mouse masih tidak bisa bekerja, cobalah untuk memulih perintah task
manager, caranya dari keyboard tekan ctrl + alt + delete bersama-sama,
kemudian jika sudah muncul jendela task manager, anda bisa mematikan
program-program yang tidak responding. Pada kasus terburuk, jika mouse
pointer masih tidak bergerak, adalah dengan mematikan komputer secara
langsung dengan menekan tombol power – off dan merestart komputer anda.
2. Pointer Mouse tidak berjalan normal
Masalah ini bisa timbul jika banyak debu di bagian bawah mouse anda atau
mouse pad yang berdebu khususnya jika anda menggunakan mouse laser atau
optical mouse. Bersihkan debu yang ada di bagian bawah mouse dan juga
mouse pad atau mengganti mouse pad dengan yang baru.
3. Pointer Mouse terlalu cepat atau terlalu lambat
Anda bisa mengatur kecepatan pointer mouse sekehendak pemakai. Untuk
mengatur kecepatan mouse, pilih Control panel > Hardware and Sound > Device
and Printer > Mouse, kemudian setting kecepatan mouse sesuai yang diinginkan.
4. Mouse Tidak bekerja sama sekali
Koneksi yang terputus atau konektor mouse yang salah terhubung ke PS/2 atau
USB adalah penyebab utama dalam masalah ini. Pada kasus tersebut, pertama
anda harus memeriksa koneksi fisik mouse. Pada kasus yang terburuk, mungkin
mouse sudah rusak dan harus menganti dengan yang baru.
5. Masalah Double Click
Anda dapat mengkonfigurasi kecepatan double click mouse anda sesuai zona
kenyamanan Anda. Untuk ini, Anda juga perlu pergi ke : Control Panel>
Hardware and sound > Device and Printer > Mouse. Dari sini anda dapat
mengatur kecepatan double click.

Kerusakan pada Power Supply

Sebelum Membahas kesalahan yang bisa terjadi pada power supply komputer
yang rusak, ada tahap-tahap yang harus kita pahami terlebih dahulu, seperti
mengenali tanda-tanda umum jika sebuah power supply tidak berfungsi,
menganalisa pada bagian-bagian atau komponen yang tidak berfungsi dengan
baik dan baru dilanjutkan dengan melakukan penggantian dan penyelesian
perbaikan dan terakhir melakukan tes hasil perbaikan.
Memperbaiki Power supply relatif lebih mudah dari pada memperbaiki
Motherboard. Namun pada saat melakukan perbaikan power supply kita dituntut
jauh lebih berhati-hati karena berhubungan langsung dengan listrik tegangan
tinggi.
Jika komputer kita mendapati sebuah komputer tidak bekerja maka yang harus
dilakukan pertama kali adalah memeriksa masalah yang terjadi pada power
supply, berikut tanda - tanda yang umum terjadi yang bisa kita amati dari perilaku
komputer apabila terjadi kerusakan pada power supply.
 Tidak bisa hidup dan semua lampu indikator tidak menyala (mati)
 Kipas pada Power Supply tidak jalan dan pada saat komputer dihidupkan
tetap tidak ada reaksi sama sekali.
 CPU Sering restart sendiri.
 CPU sering mati sendiri selang beberapa waktu digunakan.
Setelah melakukan penelusuran maka didapatlah kerusakan-kerusakan umum
yang menjadi penyebab mengapa Power Supply tidak bekerja sebagaimana
mestinya.
 Keadaan dalam Psu yang kotor berdebu karena lama terpakai
 Dioda penyearah putus sehingga daya hilang sama sekali
 Kapasitor menjadi kering sehingga tegangan tidak stabil atau drop.
 Kapasitor meledak karena lonjakan tegangan yang disebabkan kerusakan
komponen lain.
 Sekering putus sehingga daya hilang sama sekali.
 Resistor mengalami perubahan nilai, putus atau malah menjadi sirkuit
hubung singkat.
 Transistor putus atau malah menjadi sirkuit singkat.
 IC regulator putus atau rusak.
 Koneksi kaki komponen melalui hasil solderan jelek sehingga aliran listrik
menjadi terputus atau drop.
Kerusakan pada Power supply yang sering terjadi
Power supply kotor
Karena di dalam PSU yterdapat ban yang mengalirkan udara maka debu-debu
dari luar komputer akan ikut terbawa ke dalam PSU yang lama-kelamaan
menyabadkan penumpukan debu di dalam Psi.Untuk menjaga kebersihan PSU
bersihkanlah PSU secara teratur.
Komputer / PC tidak ada power.
Berarti tidak ada aliran listrik, maka periksalah stop kontak untuk memastikan
bahwa alat ini dalam keadaan baik. Bila anda yakin Komputer / PC terhubung,
periksa kabel listrik ke PC untuk memastikan bahwa tegangan AC tersambung ke
unit sistem. Bila daya ada, nyalakan PC dan memeriksa arus dari catu daya ke
motherboard.
Komputer reboot sendiri.
Satu hal yang mungkin Anda hadapi dalam mengatasi masalah Power Supply
adalah ketika PC Reebot sendiri tanpa ada peringatan informasi yang berarti.
Boor error saat komputer dijalankan awalnya juga adalah tanda bahwa catu daya
sedang bermasalah.
Masalah dalam Mendistribusikan Daya.
Jika catu daya hidup tapi tidak sempurna, ada kemungkinan bahwa salah satu
perangkat dapat menerima pasokan listrik tetapi yang lainnya tidak. Artinya
penyebaran daya tidak merata. Misalnya, hard drive dapat menerima daya,
sedangkan drive CD-ROM tidak bisa.
Masalah koneksi Power Supply.
Nah, jika memeriksa stop kontak serta kabel listrik sudah Anda lakukan dan
keduanya berfungsi dengan baik, maka langkah selanjutnya yang harus Anda
lakukan adalah memeriksa atau mengecek koneksi ke Motherboard. Jika tidak,
masa masalah benar-benar di Power Supply, dan anda dapat dengan mudah
memeriksa output dari power supply menggunakan multimeter.

Kerusakan pada Harddisk

Penyebab dan Tanda Kerusakan Hardisk
Sekitar 5% file dalam hardisk bisa di selamatkan jika hardisk mengalami
kerusakan, karena hasil dari study pengalaman, sebagian hardisk yang
mengalami rusak fisik tidak bisa di service. Maka dari itu pentingnya mengenal
penyebab dan tanda - tanda kerusakan hardisk sejak dini pada sebuah
komputer.Sebelum kita tahu tanda-tanda kerusakan hardisk akan lebih lengkap
jika kita mengetahui penyebab hardisk rusak. beberapa penyebab kerusakan
hardisk secara umum adalah :
 Listrik Padam, penyebab utama dari kerusakan hardisk adalah terjadinya
pemadaman listrik secara mendadak, sedangkan dalam komputer kita
tidak terpasang perangkat UPS. sedangkan bagian dalam hardisk,
terdapat semacam rotor yang menggerakkan piringan dari inti hardisk,
akibatnya jika aliran listrik terputus tiba-tiba, hardisk akan mengalami
berhenti secara mendadak. jika hal ini terlalu sering terjadi, hardisk akan
dengan cepat mengalami bad sector dan rusak permanent.
 Suhu terlalu panas, yang dimaksud disini adalah seringnya terjadi pada
laptop, karena letak yang berdekatan tiap komponen dan semuanya
mengeluarkan suhu sehingga bisa terjadi overheat. hubungannya sama
hardisk adalah, biasanya menyerang bagian mainboard dari hardisk dan
colokan powernya. solusinya terkadang bisa dicarikan mainboard yang
cocok dengan tipe yang sama
 Terjatuh,seringkali terjadi pada notebook dan hardisk external,pada
komputer desktop karena tidak ada baut yang mengikat hardisk pada
tempatnya sehingga bisa membuat hardisk terjatuh karena adanya
bergerakan dari CPU..
setelah kita mengetahui beberapa penyebab dari kerusakan hardisk,Berikutnya
kita akan membahas tentang tanda kerusakan hardisk :
 Dengarkan bunyi hardisk pada saat pertama hidup, hardisk yang normal
tidak mengeluarkan bunyi sama sekali, bunyi terkesan halus. Jika
terdengar bunyi yang cukup keras berasal dari hardisk, sebaiknya kita
berjaga untuk membackup data penting dari hardisk, karena kematian
hardisk tidak bisa diperidiksi. solusi terbaik: jika terdengar bunyi cetek2
saat boating, ambil hardisk dan pukul-pukul dengan telapak tangan
bagian atas hardisk, kadang kala hardisk akan lancar kembali, langkah ini
hanya sebagai solusi sementara.karena kondisi hardisk akan kembali
berbunyi
 Saat loading windows tiba-tiba muncul layar biru. hal ini tidak selalu dari
kerusakan hardisk bisa saja karena windows memang sudah corupt atau
dari kondisi RAM, untuk hal ini,dalam kondisi layar biru, akan terdapat
tampilan pada monitor yang bisa kita terjemahkan tentang masalah yang
terjadi
 Loading windows yang terlalu lama, bahkan terkesan sering hang disaat
menghidupkan ataupun saat windows sudah bekerja. hal ini terjadi karena
hardisk mengalami badsector dari clusternya. kondisi terparah hardisk
akan ngehang dan rusak Permanent
Kita tidak akan pernah tahu kapan hardisk akan mati, untuk itu tidak ada
salahnya jika kita selalu mengbackup data penting, bisa dalam bentuk CD,
disimpan dalam flasdisk, ataupun di copy di komputer lain. untuk menghindari
penyesalan karena kerusakan hardisk.

Kesalahan pada Sound Card

Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang
digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya,
Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang,
sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer.
Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi menjadi 3,yaitu:
1) Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada
motherboard komputer.
2) Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot
ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI
3) Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya
disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau
FireWire
Salah satu contoh sound card yang terbilang sangat sukses di pasaran indonesia
adalah Sound Blaster, dari Creative Labs.
Untuk memainkan musik MIDI, pada awalnya menggunakan teknologi FM
Synthesis, namun sekarang sudah menggunakan Wavetable Synthesis
Sedangkan untuk digital audio, yang dulunya hanyalah 2 kanal (stereo),
sekarang sudah menggunakan 4 atau lebih kanal suara (Surround). Kualitas nya
pun sudah meningkat dari 8 bit, 16 bit, 24 bit, 32 bit, bahkan sampai sekarang
sudah 64 bit.
Berikut beberapa kesalahan yang bisa terjadi pada soundcard.
Driver sound card belum terinstal atau tidak kompatible
Update River pada device manager,klik kanan sound devive pilih update
driver.bila langkah ini belum berhasil maka dilakukan instalasi driver secara
manual dengan mendownload driver yang sesuai dengan soundcard yang akan
kita instal.
Tombol speaker ter-mute
Hal ini sering terjadi tanpa kita sadari bisa dikarenakan konector headphone atau
speaker external yang belum terpasang.
Konektor pada Black panel sound card ada yang patah
Penyebabnya karena kurang hati-hari dalam memasang ataupun melepas
sebuah perangkat yang terhubung kekonektor tersebut.
Solusinya bisa dengan menganti konektor yang rusak dengan tipe yang sama.

Kesalahan pada Video Card

Sebuah Graphic procesor unit atau yang lebih dikenal dengan vga/video
card,sering kita gunakan untuk kebutuhan sebagai tambahan grafik pada
komputer kita agar gambar yang dihasilkan lebih bagus.
Kerusakan pada VGA card bermacam-macam pada kegiatan belajar ini yang
akan kita bahas adalah kerusakan yang bisa terjadi pada VGA card yang telah
dipakai beberapa waktu,bukan karena kerusakan dari baru atau dari
pabrikan.Kerusakan pada vla card dibagi menjadi dua yaitu kerusakan
komponen hardware dan kerusakan tampilan atau yang disebut Artifact yang
artinya cacat dalam gambar yang dihasilkan. Bisa berupa kotak-kotak, garis-
garis, bintik-bintik dan sebagainya.
Berikut ragam kesalahan pada sebuah vga card:
Elco pecah atau meletus
Penyebabnya bisa dari power supply komputer yang rusak ataupun kapasitor
sudah melewati lifetimenya.
Solusinya ganti kapasitor dengan tipe yang sama dan ganti power supply bila
diperlukan.
Pemasangan pada slot vga padamotherboard yang kurang tepat
Bisa menyebabkan tidak ada tampilan sama sekali pada monitor.pada saat
memasang vga card perhatikan tipe slotnya dan pasang secara perlahan dan
hati-hati.
Pin kaki VGA card kotor atau korosi
Penyebabnya dari pemakaian yang terlalu lama dan kurang perawatan,solusinya
bersihkan pin kaki vla card mengunakan kertas yang dilipat atau penghapus
pensil.
Video RAM artifacts
Artifact Memory Video bisa terjadi karena memory gagal mentransfer data yang
didapat, hal ini menyebabkan terjadi beberapa kegagalan dalam menampilkan
gambar/display. namun memory video yang lainnya masih bisa menampilkan
hasil olahannya dengan baik.
Video memory memegang peranan dalam menampilkan display, yang disebut
Frame Buffer. yaitu berfungsi menyimpan salinan gambar yang telah terproses,
jika Frame Buffer tersimpan didalam memory yang jelek/rusak, maka akan terjadi
artifact. Gambar diatas menunjukan artifact Video memory, dimana layar masih
bisa terlihat, namun adanya pergeseran warna substansi, ini adalah gejala umum
dari Video memory yang jelek/rusak.
GPU artifacts
GPU adalah graphics processing unit, ini adalah chip utama dalam sebuah VGA.
Bentuk umum dari artifact GPU adalah kotak - kotak pada seluruh layar,terjadi
akibat panas yang berlebihan, sehingga kita harus memeriksa apakah fan/kipas
pendingin GPU bekerja secara normal? atau dengan membuka kesing komputer
dan menurunkan clock GPU, jika hal ini belum menyelesaikan masalah, bisa
mencobanya dengan membeli pendingin GPU aftermarket, yang biasanya
memberikan qualitas pendinginan yang lebih bagus.
Bus artifacts
Terkadang video memory menyimpan datanya di memory utama Pc, dan
meloading nya kembali jika diperlukan, pada jenis motherboard dengan slot AGP
kadang terjadi data corupt saat terjadinya pemindahan data dari memory utama
kedalam video memori. Dalam kasus ini bisa dicoba dengan menurunkan
muliplier AGP dari 8x ke 4x, namun pada jenis PCI dan PCI-E hal ini jarang
terjadi.
Tinted screen
Dalam ulasan ini tidak ada screenshoot nya, namun yang dimaksud Tinted
screen adalah ketika keadaan monitor menjadi kurang cerah,terlalu merah,
terlalu kuning,atau terjadinya perubahan warna yang tidak sesuai. Dan penyebab
umumnya adalah monitor misadjusted atau rusak, namun kabel monitor dan
konektor monitor juga bisa menyebabkan hal ini.
Jika memiliki monitor lain, bisa mencobanya, jika masalah tetap sama berarti
kabel dan monitor tidak bermasalah. kemungkinan masalah di outpun video atau
masalah mekanis conector video card.

Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada RAM

Kerusakan pada memori/RAM
Seperti pada jenis hardware komputer lainnya,memory RAM adalah salah satu
hardware yang paling sering mendapat masalah.Banyak hal yang bisa
menyebabkan sebuah RAM menjadi rusak.Salah satunya adalah listrik statis
yang terjadi disaat seseorang memasang RAM pada motherboard.unutk itulah
dalam memperbaiki sebuah komputer ada baiknya mengunakan wistrap
antistatic
Penyebab lain yang bisa menyebabkan memori/RAM rusak adalah:
 Ketidakstabilan daya listrik.
 Terlalu sering melakukan overclocking.
 Suhu kerja RAM terlalu panas akibat hardware lain.
 Karena pemakaian komputer yang terlalu dipaksakan
 Kesalahan penanganan memori/RAM.
 Adanya kotoran (korosi) pada pin atau slot RAM pada motherboard.
Mungkin saja RAM tidak rusak,namun terhambatnya aliran listrik akibat
korosi bisa membuat RAM seolah rusak.
 Kemungkinan Memori RAM sudah rusak sebelum dipakai juga bisa
walaupun kecil kemungkinannya,untuk itulah perlu meminta garansi pada
saat membeli sebuah memori.
Dari beberapa penyebab kerusakan diatas,tidak serta merta akan membuat RAM
rusak total.RAM dibuat dari penggabungan beberapa set,RAM seringkali
mengalami kerusakan secara perlahan hingga 100%.
Walaupun ada kerusakan RAM yang masih tergolong ringan,tentu akan terasa
jika kita sudah terbiasa menggunakan komputer tersebut. Misalnya saja
menurunnya performa komputer secara drastis(komputer menjadi lambat), sering
restart sendiri,komputer sering hang hingga komputer menjadi tersendat-sendat
saat menjalankan aplikasi.
Secara fisik kerusakan pada RAM seringkali ditandai dengan:
 Blue Screen of Death selama proses instalasi sistem operasi. Ini adalah
salah satu tanda paling pasti bahwa salah satu kecurigaan merujuk pada
memori yang rusak.
 Random crash atau Blue Screen of Death dengan pesan berbeda/acak
selama menjalankan sistem operasi.
 Gangguan memori intensif selama menjalankan program tertentu
misalnya ketika memainkan 3D game, benchmark, kompilasi, Photoshop,
dll
 Distorsi grafis pada layar, walaupun hal ini juga dapat terkait dengan kartu
video.
 Kegagalan ketika boot. Hal ini dapat disertai dengan berbunyi ‘beep’
panjang berulang-ulang, yang merupakan kode beep BIOS untuk
masalah memori.
Namun untuk memastikan apakah RAM benar benar rusak perlu beberapa
langkah diagnosa.Bisa jadi tanda-tanda yang disebutkan diatas hanya gara gara
slot RAM kurang terpasang dengan baik atau ada korosi pada PIN RAM.
Solusinya: Matikan komputer dengan cara melepas stop kontak listrik.Lepas
seluruh memori RAM (jika lebih dari 1 buah),bersihkan kaki kaki (pin) dan pasang
RAM kembali.Selain itu,periksa juga seluruh kabel kabel yang menghubungkan
hardware dengan PSU (power supply).
Jika dengan cara diatas kerusakan belum juga teratasi,lakukan pengujian
dengan memori pengganti,pastikan memori penganti sesuai dengan tipe
motherboard dan dalam keadaan baik,kemudian pasang pada matherboard
apabila sistem berjalan dengan normal maka bisa dipastikanmemori/RAM
memang benar-benar sudah rusak

Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada Prosessor

Processor merupakan otak dari komputer, fungsinya utamanya, yaitu mengatur
kinerja sebuah komputer. Penyebab kerusakan prosesor bisa karena :
 Tegangan listrik tidak stabil.
 Terputusnya arus listrik secara tiba-tiba tanpa adanya UPS
 Karena memang sudah umur dari processor itu mencapai batasnya.
 Dan beberapa sebab yang lain.
Kerusakan processor ditandai dengan komputer menyala, tetapi tidak bisa
menampilkan gambar. Bukan berarti kerusakan karena tidak muncul display atau
gambar di layar monitor atau LCD adalah kerusakan VGA card saja. Kerusakan
pada processor pun bisa berakibat seperti itu.
Apabila kerusakan prosesor sudah dipastikan maka coba ambil processor dan
coba dikomputer lain. Kalau dikomputer lain ternyata processor tidak apa-apa.
Maka kerusakan bukan pada processor. Dan apabila sudah dicoba di komputer
lain ternyata display atau gambar tidak nampak di monitor. Maka positif
kerusakan tersebut ada pada processor.
Untuk lebih memastikan kerusakan prosesor maka pada komputer yang diduga
rusak prosesornya bisa dipasang processor dengan tipe yang sama.Apabila
setelah dipasang prosesor lain komputer berjalan normal maka bisa di pastikan
prosesor Benar-benar rusak.

Pencarian kesalahan dasar pada komputer

Kesalahan dasar pada komputer atau yang sering disebut troubleshooting
komputer adalah adanya suatu masalah atau ketidak normalan pada komputer.
Masalah komputer atau troubleshooting dibagi menjadi 2 yaitu:
troubleshooting hardware dan troubleshooting software.
Troubleshooting hardware biasanya ditandai dengan komputer tidak dapat
menyala, monitor mati dan lain sebagainya. Sedangkan troubleshooting software
ditandai dengan lambatnya kinerja komputer dan lain-lain. Meski tidak menutup
kemungnkinan juga gejala-gejala lambatnya komputer terjadi tidak hanya pada
software tetapi juga troubleshooting hardware.
Cara mengatasi kesalahan dasar atau troubleshooting standard pada komputer
bisa dikatakan pertolongan pertama pada komputer yang sedang
bermasalah,Berikut ini beberapa kesalahan dasar yang umum terjadi pada
komputer serta cara identifikasi dan penyelesaiannya.
1) Komputer Tidak Mau Hidup
Cara Mengatasinya :
 Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
 Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
 Cek kabel power pada CPU
 Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada
power supply atau MB
2) Komputer Menyala Tapi Tidak Ada Tampilan Di Layar :
Hal ini sering paling sering terjadi ternyata permasalahanya hanya sepele,
bisa dari kabel power/kabel data vga dari cpu yang kurang terpasang dengan
sempurna,bisa juga karena memori kendor atau kotor kaki-kakinya ( yang
terbuat dari kuningan ) atau memori mati.Cara mengatasinya:
 Lepas lalu pasang kembali memori pada motherboard
 Bersihkan slot memory mengunakan kuas
 Bersihkan kaki-kakinya dengan kertas yang dilipat atau mengunakan
penghapus pensil hingga bersih
 Coba ganti dengan yang baru.
3) Komputer mengeluarkan beep 3x pendek/cepat :
Namun power hidup tapi tdk ada tampilan itu kerusakan pada VGA cardnya,
bisa jadi kendor atau kotor kaki-kakinya atau mati. Cara mengatasinya:
 Lepas lalu pasang kembali
 Bersihkan lot VGA mengunakan kuas
 Bersihkan kaki-kakinya yang berwarna kekuningan dengan kertas yang
dilipat atau penghapus pensil,
 Ganti dengan yang baru.
4) Komputer berbunyi Beep terus menerus dan teratur sebelum kita matikan:
Kerusakan pada memori card / ram. Cara mengatasinya: lakukan hal-hal
sama dengan point 1.Jika tidak berhasil berarti ada kerusakan pada
motherboard.
5) Pada Monitor keluar tulisan DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK
AND PRESS ENTER :
Kerusakan pada hardisk anda atau system yang ada dihardisk hilang atau
rusak. Cara mengatasinya:
Pastikan hardisk terdeteksi pada sistem BIOS komputer caranya dengan
memperhatikan tampilan awal apakah ada IDE / SATA hardisk terdeteksi
pada tampilan POST atau masuk menu bios pada saat awal menyala lalu
lihat di standard setting apakah hardisk terdeteksi Ata tidak . Jika muncul
berarti hardisk bagus hanya systemnya/partisinya yang hilang lakukan
instalasi ulang sistem operasi, jika tidak muncul pada bis berarti hardisk
mengalami kerusakan,ganti dengan yang baru. Atau coba tepuk secara
perlahan badan hardisk lalu nyalakan lagi, jika berhasil segera backup data
anda.Tujuan memberikan tepukan pelan untuk memberi goncangan sedikit di
motor hardisk yang macet agar bergerak lagi.
6) Komputer tiba - tiba tidak bisa membaca Flashdisk :
Masalah kebanyakan pada powersupply komputer yang sudah lemah, karena
flashdisk menggunakan listrik tegangan rendah, jika powernya kurang
berdampak pada pembacaan data yang ada di flashdisk. Cara mengatasinya:
Ganti PowerSupply atau coba colokkan pada port USB bagian belakang yang
langsung terhubung ke motherboard,bila terdeteksi kerusakan bisa terjadi
pada port Usb depan/front Usu port komputer kita.
7) DVD/CD rom sulit terbuka/terkunci :
Masalahnya karena DVD/CDrom jarang digunakan atau sudah melewati
lifetimenya sehingga karet penggerak dari motor ke roda gigi mengendor
sehingga pada saat motor bergerak membuka pintu dvd/cd rom terjadi slip
sehingga pintu tidak bisa terbuka. Cara mengatasinya:
Ambil sebuah paperclip luruskan lalu tusuk pada bagian pintu cdrom yang
ada lubang kecilnya, dorong hingga pintu berhasil terbuka.
Saran : Sebaiknya jangan biarkan CDrom selalu kosong,paling tidak masukan
cd blank agar motor cd rom tdk macet.
8) Monitor berubah - ubah warna :
Kerusakan pada RGB monitor, kemungkinan besar ada solderan yang
terlepas/retak atau kabel data monitor tidak terkunci dengan baik ke VGA.
Cara mengatasinya: Reparasi Monitor atau kencangkan kabel data ke vga.
9) Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
Cara Mengatasinya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep/Beep code nya:
 Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
 Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
 Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
 Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
 Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video
Cek dengan menggunakan software diagnosa seperti SiSoftware Sandra atau
software diagnosa yang lain.
10) Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe
mode tekan F8)
Cara Mengatasinya :
restart kembali komputer,jika masih tetap safe mode repair atau instal ulang
sistem operasi.Jika masih safe mode, berarti Hardisk bermasalah cek dengan
scandisk
11) Komputer Sering Hang
Cara Mengatasinya:
Disebabkan software mengalami crash
tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
tekan tombol restart pada CPU.
Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware
baru)
Konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows.
Jalankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada device manager.
Repair atau instal ulang sistem operasi, tetapi yang perlu diingat sebelum
reinstall sistem operasi, lepaskan dulu hardware penyebab hang.
12) Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
Cara Mengatasinya:
 Cek apakah keyboard sudah terpasang dengan benar
 Jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan
keyboard bermasalah.
 Coba ganti keyboard , jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah
maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di
matherboard.
 Jika memang sudah di ganti keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi
Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi
Juga berarti ada yang salah sistem operasi.
13) Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama dengan kasus keyboard)
Cara Mengatasinya
Sama dengan cara cek keyboard di poin 12
14) Komputer Sering Crash
Cara Mengatasinya :
cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada Power supply,
cek suhu pada CPU dan jua cek ram, processor dan juga vga.
15) Bila Produsen Motherboard(MB) Tidak Diketahui
Cara Mengatasinya :
 Buka casing, dan cek pada Motherboard biasanya sebuah motherboard
memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe
motherboardnya.
 Lihat pada manual book
 Cari data motherboard lewat internet,
 Gunakan software analisa, seperti cpu-Z
16) Lupa Password BIOS
Cara Mengatasinya :
Cabut baterai cmos pada mothetboard
Bila password belum hilang cari jumper clear password lalu hidupkan
komputer bila telah ada konfirmasi pada layar password telah hilang,matikan
komputer dan kembalikan jumper preposisi normal.
17) Jam tanggal dan setting BIOS selalu berubah
Cara Mengatasinya :
Batteray cmos sudah lemah tegangannya ganti dengan baterai yang baru
18) Menambah Perangkat Hardware Baru, Tapi Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Cara Mengatasinya :
Kemungkinan besar versi bios sudah lama sehingga tidak dapat mendeteksi
hardware terbaru, maka untuk ini proses update bios diperlukan (bisa
download melalui internet sesuai dengan produsen komputer atau
motherboard yang dipakai)
19) Pasang Processor Baru Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
Cek kompatibilitas prosesor dengan motherboard
Cek apakah prosesor sudah terpasang dengan benar
20) Crash Setelah Memasang RAM Baru
Cara Mengatasinya :
Kemungkinan ram yang kita pasang tidak kompatibel dengan komputer kita
(cabut kembali ram tersebut)
21) Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
Pastikan memori sesuai dengan tipe motherboard kita.
Pastikan slot yang dipakai sesuai dengan tipe memori.
22) Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
Cara Mengatasinya :
Perhatikan tipe sistem operasi kita 32 bit atau 64 bit apabila mengunakan
memory lebih besar dari 4 Gb sebaiknya gunakan sistem operasi bertipe
64bit.
23) Monitor Tidak Mau Menyala
Cara Mengatasinya :
Pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan
monitor dalam keadaan baik.
Pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak
ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
Pastikan juga VGA card dalam keadaan baik.
24) Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
Cara Mengatasinya :
Kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak
tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
Lakukan instal ulang driver vga
25) Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang
Cara Mengatasinya :
Bisa disebabkan VGA terlalu panas,periksa ban vla atau sirkulasi udara pada
cpu
26) Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan
Cara Mengatasinya :
Masuk ke display propertis
Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini
ditampilkan refresh rate sesuaikan dengan penguna komputer.
27) Sound Card Baru Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
Crash dengan sound card yang lama(onboard)
Cek pada manual booknya, apakah soundcard on boardnya perlu dimatikan
atau tidak jika hendak menginstall ulang soundcard yan baru (biasanya bisa
dimatikan lewat jumper atau bios)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host